Hujan

Minggu ini Jakarta diguyur hujan. Jika pada tulisan sebelumnya gue mengatakan bahwa kita masih berada di dalam kemarau panjang karena hujan yang tak kunjung turun, maka beberapa saat setelah tulisan itu di-publish, statement itu terpatahkan. Mungkin secara teknis saat ini belum memasuki musim penghujan sepenuhnya, tetapi momen hujan yang terjadi beberapa kali minggu ini sangat patut kita rayakan. Meskipun dengan adanya hujan di sela-sela kemarau ini rasanya membuat daya tahan tubuh gue menurun dan menjadikan tubuh kurang fit, tetapi itu terbayarkan bagi gue dengan kegembiraannya yang menyelimuti.

Melihat, mendengar, mencium, ataupun merasakan hujan memiliki dampak psikologis yang berbeda-beda bagi setiap orang. Selain memiliki bau yang khas, hujan nyatanya memang sering membawa perasaan intimate kepada siapapun yang merasakannya. Tak ayal jika ada lagu anak yang sangat populer terkait hujan. 

Gue juga baru menyadari belakangan ini terkait momen-momen yang selalu tercipta di kala hujan. Mungkin karena hujan bukan merupakan fenomena yang kita bisa rasakan setiap hari yaa, jadi perasaan spesial itu kerap kita rasakan. Mungkin ini juga yang dirasakan oleh Yiruma hingga bisa meng-compose instrumental yang sangat indah berjudul Kiss the Rain.

Hujan di tengah malam memiliki vibe yang sangat unik. Suara pecahnya butiran air yang menghantam bumi selalu berhasil membangunkan gue dari tidur, seolah tak peduli seberapa lelapnya gue malam itu. Umumnya hujan di tengah malam tidak akan bertahan sampai pagi, namun ada satu kejadian ketika gue SMP dimana hujan bertahan sepanjang malam hingga pagi. Suasana pagi itu menjadi kelabu, namun tetap ada perasaan nyaman yang sulit didefinisikan. 

Hujan tak pernah menjadi halangan untuk berangkat sekolah, hal itu berlaku juga untuk kali ini. Gue remaja seperti biasa tetap berangkat berjalan kaki dengan teman gue—yang membedakan hanya kehadiran payung dan cipratan air yang menghiasi sepatu dan bagian bawah celana kami.

Hujan di sekolah also hits different. Sadarkah kalian ketika hujan terjadi di sekolah pembelajaran akan terasa lebih tenang? Mungkin ada faktor hujan yang bisa membawa perasaan damai bagi beberapa orang. Hawa dingin yang tercipta juga memudahkan kita dalam menyerap tulisan-tulisan yang dituliskan guru di papan tulis geser itu. Musim hujan ketika sekolah juga memiliki ciri khas yang sangat santer teringat. Murid-murid yang mengenakan jaket ketika memasuki ruang kelas, lorong-lorong yang becek dan dipenuhi jejak sepatu murid, hingga beberapa murid yang lebih memilih absen entah karena malas atau terjebak hujan ketika berangkat. 

Salah satu faktor yang membuat gue memiliki ikatan cukup kuat dengan hujan dan masa sekolah adalah karena SMP gue merupakan langganan banjir ketika musim penghujan datang. Tak jarang ketika gue sudah sampai sekolah, ternyata air sudah lebih dahulu sampai dan menggenangi ruang kelas. Terkadang juga kami masih memaksakan masuk apabila genangan masih terkendali, namun tentunya pembelajaran menjadi kurang efektif. Jika itu terjadi, kami malah asyik untuk bermain ketimbang belajar. Entah apakah kalian yang membaca ini pernah merasakan atau tidak, tapi dahulu kami memanfaatkan lorong sekolah yang basah untuk bermain perosotan dengan lutut kami—beberapa orang juga bermain becekan dan membuat kapal mainan dari kertas. 

Mungkin tidak semua orang bisa mersakan intimasi dengan hujan, sebagian menganggap hujan sebagai fenomena alam biasa atau bahkan hal yang mengganggu kegiatan mereka. Bagi sebagian warga Jakarta, mungkin hujan adalah hal yang mereka takuti kehadirannya dikarenakan efek yang ditimbulkan setelahnya yaitu banjir. Sedangkan bagi gue, hujan selalu menghadirkan suasana nyaman, tenang, serta terkadang membawa kenangan. Mungkin karena hujan hanya datang sesekali, dan sering kali ketika hujan turun tidak banyak aktivitas yang bisa kita lakukan, sehingga memaksa kita untuk merenung. Terlepas dari semua itu, nampaknya sebentar lagi kita akan memasuki musim penghujan. Semoga musim hujan kali ini lebih banyak membawa dampak positif kepada kita semua ))


Comments

Post a Comment

Popular Posts